You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Sidomojo
Sidomojo

Kec. Krian, Kab. Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur

Perkuat Upaya Pencegahan Stunting, Pemerintah Desa Sidomojo Gelar Rembuk Stunting Tahun 2026

Operator 09 Juli 2026 Dibaca 5 Kali
Perkuat Upaya Pencegahan Stunting, Pemerintah Desa Sidomojo Gelar Rembuk Stunting Tahun 2026

SIDOMOJO, KRIAN, SIDOARJO – Pemerintah Desa Sidomojo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, menggelar kegiatan Rembuk Stunting Desa pada Rabu, 8 Juli 2026, bertempat di Balai Desa Sidomojo. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan merumuskan upaya bersama untuk mempercepat pencegahan serta penurunan stunting, sekaligus mendukung penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun 2027.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan unsur kesehatan dan pendidikan, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran penting dalam upaya pencegahan stunting di tingkat desa.

Rembuk Stunting Desa dipimpin oleh Kepala Desa Sidomojo, Achmad Fathoni, dengan menghadirkan narasumber Camat Krian, Kusdianto, S.H., M.H., Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Sidoarjo, Mochammad Saichu, S.S., M.Si., serta Pendamping Desa, Moh. Nasrulloh.

Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Rembuk stunting merupakan forum musyawarah untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di bidang kesehatan dan pendidikan dasar, mengidentifikasi permasalahan, serta menyusun rencana tindak lanjut pencegahan stunting secara terpadu.

Dalam kegiatan ini, peserta membahas laporan konvergensi pencegahan stunting dari berbagai unsur, termasuk bidan desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM), serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Pembahasan juga mencakup pemetaan permasalahan pada layanan konvergensi stunting melalui diskusi kelompok yang melibatkan unsur PAUD, Posyandu, serta komunitas dan keluarga.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Desa Sidomojo mendorong terwujudnya kerja sama yang lebih erat antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, lembaga pendidikan, dan masyarakat agar program pencegahan stunting dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan.

Fokus pada Kesehatan Ibu dan Tumbuh Kembang Anak

Salah satu perhatian utama dalam rembuk stunting adalah peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi kelompok sasaran, mulai dari remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui, bayi, hingga balita.

Peserta musyawarah menyepakati pentingnya meningkatkan pemantauan kesehatan secara rutin, memperluas edukasi gizi, serta mengoptimalkan layanan kesehatan dasar bagi keluarga yang membutuhkan perhatian khusus.

Selain itu, Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), PAUD, dan Rumah Desa Sehat diharapkan semakin optimal sebagai sarana edukasi keluarga, pemantauan tumbuh kembang anak, serta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak dini.

Upaya ini menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas, sekaligus mengurangi risiko terjadinya stunting di lingkungan Desa Sidomojo.

Dorong Ketahanan Pangan dan Lingkungan Sehat

Pencegahan stunting tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan layanan kesehatan, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan ketahanan pangan keluarga.

Dalam kesepakatan rembuk stunting, peserta mendorong agar keluarga berisiko stunting memperoleh akses terhadap air bersih, jamban sehat, sanitasi yang layak, jaminan kesehatan, serta program bantuan sosial sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengembangan ketahanan pangan keluarga juga menjadi perhatian melalui pemanfaatan pekarangan rumah, budidaya tanaman pangan, perikanan, dan kegiatan produktif lainnya untuk mendukung ketersediaan makanan sehat dan bergizi.

Di samping itu, edukasi mengenai pola asuh anak, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta peningkatan kesadaran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang lebih sehat dan tangguh.

Hasil Musyawarah Menjadi Dasar Perencanaan Tahun 2027

Hasil Rembuk Stunting Desa Sidomojo Tahun 2026 menegaskan sejumlah komitmen bersama, antara lain meningkatkan koordinasi lintas sektor, mengintegrasikan kegiatan pencegahan stunting ke dalam dokumen perencanaan desa sesuai kebutuhan, serta melaksanakan pendataan, pemantauan, dan pelaporan secara berkala.

Forum ini juga menekankan pentingnya pelaksanaan rembuk stunting secara rutin sebagai sarana koordinasi, evaluasi, dan penyusunan langkah tindak lanjut.

Seluruh pihak yang hadir berkomitmen mendukung pelaksanaan hasil kesepakatan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing. Hasil musyawarah tersebut selanjutnya menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program dan kegiatan pencegahan stunting untuk tahun berikutnya.

Wujudkan Desa Sidomojo yang Sehat dan Berkualitas

Pemerintah Desa Sidomojo berharap kegiatan rembuk stunting mampu memperkuat kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam mencegah stunting sejak dini. Keberhasilan upaya ini membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, lembaga pendidikan, hingga keluarga sebagai lingkungan pertama tumbuh kembang anak.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, edukasi gizi, peningkatan layanan kesehatan, perbaikan sanitasi, dan penguatan ketahanan pangan keluarga, Desa Sidomojo berupaya membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Rembuk Stunting Desa Sidomojo Tahun 2026 menjadi wujud komitmen bersama untuk membangun generasi yang lebih sehat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mewujudkan Desa Sidomojo yang sehat, berkualitas, serta bebas stunting.

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan