You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Sidomojo
Sidomojo

Kec. Krian, Kab. Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur

Kader Posyandu Sidomojo Rutin Pantau Jentik Nyamuk, Wujudkan Lingkungan Sehat dan Cegah DBD

Operator 20 Agustus 2026 Dibaca 7 Kali
Kader Posyandu Sidomojo Rutin Pantau Jentik Nyamuk, Wujudkan Lingkungan Sehat dan Cegah DBD

SIDOMOJO, KRIAN – Upaya pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD) terus diperkuat melalui kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Di Desa Sidomojo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, kader Posyandu turut berperan aktif dengan melakukan pemantauan jentik nyamuk secara rutin di lingkungan masyarakat sebagai langkah pencegahan sejak dini.

Kegiatan pemantauan jentik nyamuk menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD. Melalui pemeriksaan lingkungan rumah dan tempat penampungan air, kader Posyandu membantu mengingatkan warga agar senantiasa menjaga kebersihan serta memastikan tidak ada tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Kegiatan ini juga sejalan dengan dukungan Pemerintah Desa Sidomojo terhadap upaya pemantauan jentik nyamuk pada Agustus 2026 sebagai bagian dari perhatian terhadap kesehatan lingkungan dan pencegahan penyakit di tingkat desa.

Kader Posyandu Hadir di Tengah Masyarakat

Kader Posyandu memiliki peran penting dalam mendukung upaya kesehatan masyarakat, tidak hanya melalui kegiatan pelayanan Posyandu, tetapi juga dengan mendorong perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan warga.

Melalui pemantauan jentik nyamuk secara rutin, kader turut mengajak masyarakat untuk memperhatikan kondisi tempat penampungan air, bak mandi, wadah air, serta barang-barang yang berpotensi menampung air hujan. Pemeriksaan tersebut penting untuk membantu menemukan potensi tempat perkembangbiakan nyamuk dan meningkatkan kewaspadaan warga terhadap risiko DBD.

Kehadiran kader di lingkungan masyarakat juga menjadi sarana edukasi agar warga memahami bahwa pencegahan DBD membutuhkan perhatian dan tindakan nyata yang dilakukan secara berkelanjutan, dimulai dari rumah masing-masing.

Pemantauan Rutin sebagai Langkah Pencegahan DBD

Nyamuk dapat berkembang biak pada tempat-tempat yang menampung air. Oleh karena itu, pemeriksaan lingkungan secara berkala menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi potensi perkembangbiakan nyamuk.

Dalam kegiatan pemantauan, perhatian terhadap tempat penampungan air dan lingkungan sekitar rumah perlu terus ditingkatkan. Warga juga diharapkan segera membersihkan wadah yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk serta menjaga agar tidak terdapat genangan air yang dibiarkan.

Pemantauan rutin oleh kader Posyandu diharapkan dapat memperkuat kewaspadaan masyarakat sekaligus membangun kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan secara konsisten.

Ajak Masyarakat Terapkan Gerakan 3M Plus

Selain pemantauan yang dilakukan kader Posyandu, masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah DBD melalui gerakan 3M Plus, yaitu:

  • Menguras tempat penampungan air secara rutin.

  • Menutup rapat tempat penampungan air.

  • Mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air.

  • Plus, melakukan tindakan pencegahan tambahan, seperti membersihkan lingkungan dan menghindari penumpukan barang yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

Kebiasaan tersebut perlu diterapkan secara konsisten oleh setiap keluarga. Kerja sama antara kader Posyandu dan masyarakat akan semakin memperkuat upaya menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.

Kolaborasi untuk Mewujudkan Desa Sidomojo yang Sehat

Pencegahan DBD bukan hanya menjadi tanggung jawab kader kesehatan, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Pemerintah desa, kader Posyandu, keluarga, dan warga perlu saling mendukung dalam menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pencegahan penyakit.

Melalui pemantauan jentik nyamuk yang dilakukan secara rutin oleh kader Posyandu, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kondisi lingkungan tempat tinggalnya. Langkah sederhana seperti memeriksa tempat penampungan air, membersihkan lingkungan, dan menghilangkan potensi sarang nyamuk dapat memberikan kontribusi penting dalam upaya pencegahan DBD.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, kader Posyandu Desa Sidomojo terus menjadi bagian penting dalam mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari potensi perkembangbiakan nyamuk. Pencegahan DBD dimulai dari kepedulian, dilakukan secara rutin, dan menjadi tanggung jawab bersama.

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan